IOF Kirimkan Personil ke Daerah Terdampak Bencana Tsunami Banten dan Lampung

0
9

Offroaders, sudah menjadi kewajiban bagi para anggota Indonesia Offroad Federation (IOF) untuk memiliki kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama. Untuk itu terkait bencana alam tsunami yang terjadi di pesisir Banten dan Lampung, Sabtu (22/12) lalu, IOF melalui Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah-nya ikut ambil bagian dalam proses evakuasi bencana di wilayah tersebut.

Dengan mengirimkan beberapa armada rescue yang dimiliki, tim dari IOF Rescue langsung bertolak ke Banten dan Lampung, Minggu (23/12). Para offroaders dibawah kepemimpinan Ketua Umum Irjen Pol Sam Budigusdian ini berangkat menuju lokasi bencana dengan membawa misi kemanusiaan.

Ketua Umum IOF mengungkapkan, kami ikut berbelasungkawa atas peristiwa bencana tersebut dan berupaya semaksimal mungkin untuk menjadi bagian dalam evakuasi, penyaluran bantuan dan selalu siap untuk mendukung upaya pemulihan kondisi masyarakat di wikayah terdampak sesuai dengan kemampuan mereka.

“Sebagai Ketum IOF baru, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Untuk yang luka-luka semoga lekas sembuh,” kata Irjen Pol Sam Budigusdian.

Selanjutnya Jenderal Polisi bintang dua ini menugaskan Ketua Departemen IV PP IOF, Triyadi untuk berkoordinasi menjalankan misi kemanusiaan. IOF Rescue sudah menurunkan dua mobil double cabin serta perahu karet segera meluncur menuju Dusun Jaha, Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang untuk segera mendirikan Posko Utama IOF Rescue.

Hal ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan Pemda setempat khususnya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan juga Tim SAR.

Selain 2 kendaraan double kabin dan perlengkapan rescue, ia juga telah memunjuk leader di Posko Utama Rescue, Oktovianus ‘Koko’ yang akan memimpin tim posko utama yang dilengkapi dengan jaringan telepon untuk selalu melaporkan kondisi  terbaru Posko Utama IOF.

Untuk posko utama mereka menyiapkan  12 mobil 4×4 model Rescue dengan kekuatan 23 personil yang bisa dimanfaatkan untuk segala keperluan membantu evakuasi ataupun penyaluran bantuan kepada para korban tsunami yang membutuhkan. Semua personil IOF ini datang dari perwakilan Pengda IOF DKI, Pengda IOF Banten dan beberapa Klub 4×4 Banten. Termasuk 3 motor trail untuk keperluan taktis di lapangan.

“Saat ini tim sedang melakukan pendataan di 3 wilayah yang paling susah dijangkau yaitu desa Sumur, Tanjung Lesung dan Camara. Ini untuk memudahkan penyaluran bantuan dan proses evakuasi di wilayah tersebut,” kata Koko.

Personil dari PP IOF sifatnya membantu Pengda IOF Banten untuk melakukan manajemen penyaluran bantuan sampai dengan masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah berakhir. “Selanjutnya misi kemanusiaan akan dilanjutkan teman-teman Pengda IOF yang daerahnya terkena bencana,” sambung Sam Budigusdian.

IOF, tuturnya, memiliki semangat membantu ala offroader yang siap dalam menjalankan misi evakuasi dan pembukaan daerah terisolir untum membantu sesama. Offroader IOF bukan hanya doyan kompetisi ataupun ekspedisi saja tetapi siap untuk  misi kemanusiaan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here