Penemu Safety Device HANS Tutup Usia

0
11

Offroaders, jika menyebut nama Dr Robert Hubbard, mungkin tak banyak yang mengetahuinya apalagi mengenalnya. Namun jika menyebut perangkat keselamatan balapan HANS (Head and Neck Support), setidaknya baru banyak orang yang paham.

Ya, Dr Robert Hubbard merupakan salah satu penemu perangkat HANS yang telah menyelamatkan banyak nyawa pembalap. Hubbard tutup usia pada usia 75 tahun tepat di hari Selasa (5/2) setelah bertempur panjang dengan penyakit Parkinson yang dideritanya.

Awal kariernya, Hubbard mengajar di Teknik Material dan Mekanik di Michigan State University sampai ia pensiun pada 2006, menemukan perangkat HANS (Head And Neck Support) bersama pembalap IMSA sekaligus kakak iparnya, Jim Downing. Meski temuannya ini tidak langsung diterima di dunia balap, seiring waktu berjalan HANS menjadi salah satu perangkat yang wajib dipakai oleh pembalap di berbagai kategori motorsport.

Ide HANS lahir ketika Downing dan Hubbard sadar bahwa sebagian pembalap yang terbunuh dalam kecelakaan balapan diakibatkan kepala yang tidak ditahan, menyebabkan cedera fraktur tengkorak basilar. Dengan dana penelitian yang terbatas, Model 1 HANS diluncurkan untuk kali pertama pada ronde pamungkas IMSA di Daytona, November 1986.

Awalnya, kreasi Hubbard dan Downing tidak disambut baik dan bahkan dikecam karena bentuknya yang tebal dan dinilai kurang nyaman. Namun mereka tetap gigih dan melanjutkan penelitian. Dibantu oleh sesama akademisi di Wayne State University di Detroit, Hubbard merilis studi ilmiah untuk menunjukkan kegunaan HANS, yakni membatasi gerakan kepala saat terjadi benturan keras.

Pada 1991, HANS secara resmi dikomersialkan, dan tak lama berselang, General Motors dan kemudian Ford ikut berkontribusi dalam penelitian.

Kematian tragis Ayrton Senna dan Roland Ratzenberger pada GP San Marino 1994 memantik kembali penelitian untuk meningkatkan keselamatan di F1. HANS menjadi salah satu inovasi yang menarik perhatian Profesor Sid Watkins dan FIA.

Pada 1995, Gerhard Berger menjadi salah satu pembalap F1 pertama yang mencoba HANS di Ferrari. Setelah penelitian lebih lanjut, HANS akhirnya secara resmi diadopsi F1 pada 2003.

Kembali ke Amerika Serikat, HANS sudah menjadi perangkat wajib di ChampCar, namun sejumlah pembalap masih enggan memakainya karena dianggap tidak berguna.

Semua itu akan berubah ketika bintang NASCAR, Dale Earnhardt Sr, meninggal dunia setelah kecelakaan pada Daytona 500 2001. Ia menderita fraktur tengkorak basilar, cedera yang dapat dicegah dengan perangkat HANS.

Sulit untuk mengatakan berapa banyak pembalap yang nyawanya terselamatkan berkat HANS, namun tidak bisa dipungkiri, temuan Hubbard dan Downing ini merupakan salah satu kontribusi terbesar dalam keselamatan di dunia motorsport, termasuk di ajang kompetisi offroad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here