Rawat Mobil Rescue Agar Kondisinya Tetap Optimal di Medan Bencana

0
25

Layaknya sebuah kendaraan offroad yang bekerja keras di berbagai medan jalan, mobil operasional Indonesia Offroad Federation Rescue (IOF Rescue) juga memerlukan perhatian khusus soal perawatan. Pasalnya selama terjadi bencana, mobil operasional IOF Rescue ini harus selalu siap siaga beroperasi di wilayah terdampak bencana dengan waktu dan medan jalan yang tak bisa diduga.

Sejak pertama kali diserahkan pada September 2018 lalu, armada IOF Rescue Mitsubishi All New Triton yang dipinjamkan dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) ini sudah menempuh ribuan kilometer ke wilayah terdampak bencana. Mulai dari gempa bumi Lombok, gempa bumi Palu dan Donggala hingga ke bencana tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung.

Kiprahnya beroperasi di medan bencana untuk membantu distribusi logistik, melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban bencana membuat Mitsubishi All New Triton ini bekerja keras. Maka tak heran bila sepulangnya dari beroperasi di medan bencana, kedua pick up double cabin ini perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan dengan seksama agar kondisinya selalu dalam kondisi yang optimal.

Sigit Permadi, anggota disaster rescue dari IOF mengatakan, menjaga kondisi mobil rescue tidaklah mudah, karena seluruh komponen yang ada di mobil harus dalam kondisi siap masuk ke medan bencana. Beberapa parts ada yang rusak ataupun kelengkapan yang hilang adalah hal yang biasa.

“Sebagai contoh, salah satu unit mobil rescue ada yang kehilangan mud guard, inner fender hingga cover bumper karena beratnya medan yang ditempuh selama beroperasi. Kalau sudah di medan bencana, tidak ada kata mundur,” mantan Ketua Departemen IV IOF periode 2014 – 2018 ini.

Sementara bagian mekanis lain yang patut jadi pusat perhatian adalah bagian kaki-kaki dan suspensi. Beruntungnya masih menurut Sigit, bagian ini belum ada yang rusak. Hanya perlu dibersihkan ulang agar karet-karet pelindungnya tidak getas akibat terpaan lumpur, pasir laut, air hujan dan paparan panas.

Perawatan berkala layaknya kendaraan harian tentu wajib dilakukan. Interval penggantian pelumas mesin, transmisi, transfercase hingga gardan tak boleh terlewat. Sedangkan komponen penting lain seperti sistem kelistrikan juga patut dijaga performanya, seperti konektor yang harus dalam kondisi terikat kencang dan bersih dari kotoran agar distribusi aliran listrik tidak ada gangguan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here